Kekeliruan Sepanjang Masa
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Apakah Fungsi Partai?
Membentuk negara dan pemerintahan. Selain banyaknya tugas lain yang harus dilakukan.
Sebab, bila tak ada partai tak 'kan ada negara, pemerintahan. Karena syarat terbentuknya suatu negara adalah : adanya bumi, penduduk dan pemerintahan.
Karena itu bila tak ada partai maka tak 'kan ada pemerintahan. Bagaimana caranya rakyat memilih para pemimpin dan pejabatnya bila tak ada partai. Jelas partai sangat dibutuhkan.
Di Amerika yang katanya panutan demokrasi,partai hanya ada 2: Republik dan Demokrat. Sehingga yang terjadi mereka bisa menang dan kalah silih berganti dalam pemilu, karena berkutat hanya disekitar 2 partai itu saja. Jadi lebih simpel,dan rakyatnya pun tidak kerepotan memilih ketika pemilu.
Tidak seperti dikita dengan dalih dan ikut2an negara demokrasi, di jaman presiden Sukarno ada 42 partai, sehingga rakyat pun bingung harus memilih yang mana karena tak mengerti. Seperti halnya kecap yang merk-nya selalu no 1, partai pun demikian tak mau kalah dengan kecap.
Yang terjadi kemudian,Sukarno pun sebagai presiden ikut bingung, karena semua partai ingin punya menteri di kabinet. Sehingga dibentuklah 100 kementrian,dengan 100 menteri.
Di era presiden Suharto,partai yang tadinya ber-puluh2 itu lalu diperas hanya ada 3.Jadi simpel dan situasi politik,ekonomi relatif stabil. Kesalahannya,karena kekuasaan yang tirani, diktator, maka para pejabatnya se-mau2.
Kini diera reformasi partai pun bermunculan lagi jadi banyak. Yang sudah resmi terdaftar di KPU dan boleh ikut pemilu ada sekitar 25 partai.
Bisa dibayangkan lagi betapa repotnya rakyat nanti dalam pemilu 2024 ,rakyat harus mencoblos yang mana? Karena rakyat sebenarnya taklah mengerti dan tak begitu peduli tentang partai. Yang penting harga2 kebutuhan hidup murah dan lapangan kerja mudah.
Partailah yang dominan dan menentukan baik buruknya suatu pemerintahan. Logikanya,partai adalah sentralnya para pejabat.
Merekalah yang menentukan para pejabat dan roda suatu pemerintahan. Bila harga2 meningkat dan mahal, lapangan kerja susah adalah juga tugas partai dan merupakan keharusan untuk membenahinya.
Tapi bagaimana bila partai tak membenahi atau tak mampu mengatasi itu semua? Termasuk masalah korupsi yang sekarang semakin menggila?
Tak usah demo turun kejalan, karena demo akan mengganggu kepentingan umum. Rakyat yang tak berpartailah secara person to person yang harus berjuang dan mendesak partai agar segera menyelesaikan masalah.
Karena kini jaman digital dan hampir semua memiliki hp, rakyat yang tak ikut berpartai pun bisa melakukannya melalui medsos mengkritik dan mendesak pemerintah agar menyelesaikan persoalan yang sedang terjadi.
Sayangnya,cara seperti ini belum banyak dilakukan secara massal, sehingga kekeliruan pun tetap saja terjadi. Sepanjang masa.*
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar